PERBANDINGAN EFEKTIFITAS BTS BERBASIS ANTENA SINGLEBAND DAN MULTI-BAND UNTUK MENDUKUNG KESTABILAN JARINGAN

Adith I.S Adith I.S, Agnes E.T Agnes E.T, Basuki R.H Basuki R.H, Ahmad S Ahmad S, Binti M Binti M

Sari


Perangkat BTS berperan penting dalam dunia telekomunikasi terutama terhadap kestabilan jaringan. Antena
sektoral multi-band mulai menggantikan peran antena sektoral single-band yang banyak digunakan pada BTS.
Antena sektoral menjadi salah satu faktor penentu hasil coverage area yang mendukung kestabilan jaringan. Hasil
perubahan penggunaan antena membutuhkan evaluasi pada sisi kinerja antena sektoral, perbandingan coverage
area, dan perbandingan budget calculation antara antena multi-band dan single-band pada BTS. Penelitian yang
dilakukan bertujuan untuk membandingkan kinerja antena pada faktor rx level sinyal & throughput ,
membandingkan coverage area yang dihasilkan oleh antena sektoral multi-band dan antena single-band kemudian
membandingkan budget calculation penggunaan antena. Pengujian throughput dan pengukuran rx level signal
memanfaatkan drive test sehingga optimasi keberhasilan antena multi-band dipasangkan untuk memperoleh data
sebagai penunjang dalam pengambilan keputusan dan menentukan efisien perangkat pada area urban.
Pengumpulan data BTS diperoleh dari salah satu operator di Indonesia. Pengambilan sampel sebanyak 8 BTS pada
area kota Malang. Perbandingan kinerja antena sektoral ditinjau pada 3 faktor yaitu coverage area, Rx level
sinyal/RSCP, dan Throughput jaringan. Hasil dari penelitian menunjukkan perbandingan efektifitas jaringan yang
dihasilkan oleh antena sektoral multi-band dan antena sektoral single-band pada sisi coverage area antena
menunjukkan hasil dari antena single-band lebih jauh dibandingkan antena multi-band. Sedangkan pada sisi rx
level sinyal yang terukur pada proses drive test jaringan 2G yang dihasilkan oleh antena multi-band lebih baik,
dengan nilai rx level sinyal kategori baik sebesar 80,19%, untuk jaringan 3G yang dihasilkan antena single-band
lebih baik, dengan nilai rx level sinyal kategori baik sebesar 91,84%.


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Perangkat BTS berperan penting dalam dunia telekomunikasi terutama terhadap kestabilan jaringan. Antena

sektoral multi-band mulai menggantikan peran antena sektoral single-band yang banyak digunakan pada BTS.

Antena sektoral menjadi salah satu faktor penentu hasil coverage area yang mendukung kestabilan jaringan. Hasil

perubahan penggunaan antena membutuhkan evaluasi pada sisi kinerja antena sektoral, perbandingan coverage

area, dan perbandingan budget calculation antara antena multi-band dan single-band pada BTS. Penelitian yang

dilakukan bertujuan untuk membandingkan kinerja antena pada faktor rx level sinyal & throughput ,

membandingkan coverage area yang dihasilkan oleh antena sektoral multi-band dan antena single-band kemudian

membandingkan budget calculation penggunaan antena. Pengujian throughput dan pengukuran rx level signal

memanfaatkan drive test sehingga optimasi keberhasilan antena multi-band dipasangkan untuk memperoleh data

sebagai penunjang dalam pengambilan keputusan dan menentukan efisien perangkat pada area urban.

Pengumpulan data BTS diperoleh dari salah satu operator di Indonesia. Pengambilan sampel sebanyak 8 BTS pada

area kota Malang. Perbandingan kinerja antena sektoral ditinjau pada 3 faktor yaitu coverage area, Rx level

sinyal/RSCP, dan Throughput jaringan. Hasil dari penelitian menunjukkan perbandingan efektifitas jaringan yang

dihasilkan oleh antena sektoral multi-band dan antena sektoral single-band pada sisi coverage area antena

menunjukkan hasil dari antena single-band lebih jauh dibandingkan antena multi-band. Sedangkan pada sisi rx

level sinyal yang terukur pada proses drive test jaringan 2G yang dihasilkan oleh antena multi-band lebih baik,

dengan nilai rx level sinyal kategori baik sebesar 80,19%, untuk jaringan 3G yang dihasilkan antena single-band

lebih baik, dengan nilai rx level sinyal kategori baik sebesar 91,84%.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.