ANALISIS INTERVAL PERAWATAN KOMPONEN KRITIS MESIN TRIMMING UNTUK MEMINIMUMKAN BIAYA PERAWATAN

Fina Andika Frida Astuti

Sari


PT. XYZ merupakan perusahaan yang memproduksi Exercise Book. Sampai saat ini perusahaan belum mampu
memenuhi permintaan pasar yang tinggi. Data historis tahun 2015 menunjukan mesin Trimming yang berfungsi
memotong lembaran buku dalam bentuk plano menjadi buku sesuai dimensi yang ditentukan mempunyai nilai
downtime terbesar yaitu sebesar 58,26 jam . Tingginya nilai downtime disebabkan perusahaan belum memiliki
kegiatan perawatan yang terjadwal untuk setiap komponen sehingga mesin sering berhenti tiba – tiba ketika
beroperasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan perencanaan interval perawatan untuk komponen
kritis mesin Trimming. Dari analisis komponen kritis ditemukan 2 komponen kritis yang paling berpengaruh
yaitu komponen Trimmer Top dan Bearing. Dari hasil perhitungan Time to Failure (TTF) dan Time to Repair
(TTR) komponen kritis digunakan untuk menentuan distribusi kerusakan dan nilai parameter untuk menghitung
nilai MTTF dan MTTR. Interval perawatan untuk komponen kritis Trimmer Top adalah 13 hari sedangkan untuk
komponen kritis bearing adalah 99 hari. Perhitungan biaya perawatan dari 2 komponen kritis dapat menghemat
9,29 % dari biaya tahun sebelumnya dan produktivitas mengalami peningkatan 8,48%.


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Assauri. (2008): Manajemen Produksi dan Operasi,

Edisi Revisi, Lembaga Penerbit Fakultas

Ekonomi Universitas Indonesia, Jakarta.

Dhillon. (2002): Engineering Maintenance A

Modern Approach, CRC Press, Boca Raton,

USA.

Ebeling, Charles. (1997): An Introduction to

Reliability and Maintainability Engineering,

McGraw-Hill Companies.Inc, Singapore.

Sudrajat, Ating. (2011): Pedoman Praktis

Manajemen Perawatan Mesin Industri, Refika

Aditama,Bandung.

Sugiyono, B, dkk. (2013): Manajemen

Pemeliharaan,Puncak Permata Sengkaling,

Malang.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.