PREFERENSI PENGUNGKAPAN CSR SEBAGAI DEDUCTIBLE EXPENSEPADA PERUSAHAAN PERBANKAN

WIDI DWI ERNAWATI

Sari


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi pengungkapan CSR sebagai deductible expense pada
perusahaan perbankan di Indonesia. UU No.36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan memberikan skema
insentif untuk program-program CSR. Kebijakan ini diatur dalam Pasal 6 ayat (1), berupa tax deduction.
Terdapat sejumlah biaya terkait dengan aktivitas CSR yang diperkenakan sebagai deductible expense dalam
menghitung Penghasilan Kena Pajak. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 perusahaan perbankan yang tercatat
di BEI pada tahun 2011, 2012, dan tahun 2013. Penelitian ini menggunakan analisis diskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa dengan adanya biaya CSR sebagai deductible expense, jenis CSR pada perusahaan
perbankan mengacu pada jenis-jenis CSR yang diperkenankan sebagai deductible expense dengan preferensi
berturut-turut yaitu: 1)Biaya Pembangunan Infrastruktur Sosial,; 2)Biaya Beasiswa, Magang, dan Pelatihan;
3)Biaya Sumbangan Fasilitas Pendidikan; 4)Biaya Sumbangan dalam rangka penganggulangan Bencana
Nasional; 5)Sumbangan dalam rangka pembinaan Olahraga; 6)Sumbangan dalam rangka Penelitian dan
Pengembangan; 7)Biaya Sumbangan dalam rangka Penelitian dan Pengembangan.


Teks Lengkap:

PDF (English)

Referensi


Carolina, Verani dan Eddy, Endah Purnama Sari

(2012):Analisis Kebijakan Deductible Expense

for CSR Expenditure dalam UU PPh No. 36

Tahun 2008 dan Implikasinya terhadap

CSR.(Online),http://repository.maranatha.edu/63

/, diakses tanggal 4 Maret 2016

Effendi, Subagio (2010): Evaluasi Aspek CSR dalam

Perpajakan Indonesia.Indonesia Tax Review.

Volume III/edisi 19

Ernawati, Widi Dwi (2014): Analisis Perbedaan

Pengungkapan CSR akibat Tax Deduction pada

UU No. 36 Tahun 2008,Jurnal Akuntansi, Bisnis

& Humaniora, Volume 1, No 1(53-59).

Desember 2014

Harseno, Gerry (2014): Kewajiban CSR sebagai

Instrumen Pemotongan Pajak. (Online),

http://gharseno.blogspot.com/, Diakses tanggal

Maret 2016

Janah, A & Saraswati, E (2013): Analisis

Pelaksanaan dan Pengungkapan Corporate

Social Responsibility Perbankan di Indonesia

(Studi Komparatif Bank Pemerintah dan Bank

Swasta),Prosiding SNA,16(13):4837-4856

Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik

Negara No. Per-05/MBU/2007 tentang Program

Kemitraan Badan Usaha Milik Negara dengan

Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan

(PKBL).

Sayekti, Yosefa, dan Ludovicus Sensi

Wondabio(2007):Pengaruh CSR Disclosure

Terhadap Earning Response Coefficient (Suatu

Studi Empiris Pada Perusahaan yang Terdaftar

Di Bursa Efek Jakarta),Simposium Nasional

Akuntansi X Makassar AKPM-08: 1-35.

Sukmadinata,N.S (2006): Metode Penelitian

Pendidikan, Bandung, PT Remaja Rosdakarya

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 40

Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25

Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal

UU No. 10 tahun 1998 tentang Perbankan

Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2012 tentang

Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan

Perseroan Terbatas

Widodo, Erna dan Mukhtar (2000):Konstruksi ke

Arah Penelitian Deskriptif,Avyrouz


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.