Konsep Penanganan Tindak Kriminal dengan Whistleblowing System (WBS) Android dan Teknologi Global Positioning System (GPS) di POLRES Probolinggo

M. Noer Fadli Hidayat, Moh. Furqan

Sari


Di Kabupaten Probolinggo tindak kriminalitas dari tahun ke tahun semakin meningkat variasi dan jumlahnya. Mulai dari pencurian, penganiayaan, pemalsuan, dan kasus lain telah membawa masyarakat pada keadaan yang tidak aman. Keterbatasan informasi dan personil kepolisian di daerah-daerah maupun pusat menjadi kendala bayaknya kasus-kasus tindak kriminal tidak secara menyeluruh dapat tertangani. Lambannya penanganan kasus kriminal yang terjadi juga diakibatkan karena lambatnya laporan korban, saksi atau masyarakat yang mengetahui secara langsung tindak kriminal tersebut kepada pihak kepolisian. data kriminal yang dihimpun oleh Kepolisian Republik Indonesia mengungkapkan bahwa Jumlah penduduk korban kejahatan tahun 2014 sebanyak 2,66 juta dan yang dilaporkan kepada polisi hanya 19% (316 ribu). Penilitian ini dilakukan untuk merancang sebuah aplikasi Whistleblowing System Android dan Teknologi Global Positioning System di POLRES Probolinggo yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan pihak kepolisian untuk mempermudah dan mempercepat informasi laporan tindak kriminal sehingga dapat segera ditangani.

 

Kata kunci: Whistleblowing System; Android; Tindak Kriminal


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks