Pengujian Integrasi dengan Menggunakan Metode Buttom-up Testing Untuk Sistem Informasi Sekolah

Andhik Budi Cahyono

Abstract


Sistem Informasi Sekolah (SIS) SMP di Yogyakarta mulai dikembangkan pada akhir tahun 2016 dan sudah kerjakan sampai pada tahap konstruksi aplikasi (pemrograman) pada tahun 2018. Tahap konstruksi dikerjakan diiringi oleh pengujian unit. Unit yang dimaksud disini adalah modul/subsistem penyusun SIS yang terdiri dari modul kepegawaian, modul penerimaan siswa baru, modul distribusi dan mutasi, modul penilaian, modul penjadwalan, dan modul non akademik. Untuk diimplementasikan di lingkungan pengguna, sistem ini harus lolos uji integrasi, uji sistem secara keseluruhan, dan uji penerimaan pengguna. Pada makalah ini akan dipaparkan strategi pengujian integrasi pada SIS SMP. Pengujian integrasi menggunakan metode buttom-up testing yaitu menguji integrasi modul secara bertahap dan gradual dari dua atau lebih modul yang diintegrasikan sampai semua modul terintegrasi menjadi sistem yang utuh. Buttom-up testing dipilih karena memudahkan penguji untuk mengidentifikasi hubungan antar modul SIS SMP. Pengujian dimulai dengan mencari dan memetakan hubungan antar modul, membuat skenario pengujian, menentukan data uji, menguji, dan menyimpulkan hasil pengujian. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem belum lolos uji integrasi karena masih ada kesalahan baik mayor maupun minor. Oleh karena itu sistem belum layak untuk uji selanjutnya, apalagi diimplementasikan dilingkungan pengguna, sebelum kesalahan-kesalahan itu diperbaiki.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.